Senin, 09 September 2019





Cara konfigurasi sistem keamanan jaringan pada LAN yang terkoneksi internet menggunakan router mikrotik (seperti menanggulangi serangan virus, hacker, konten negative, dll)


Konfigurasi DNS
Fungsi DNS adalah untuk menerjemahkan IP ke domain ataupun sebaliknya, tak hanya itu DNS bisa kita gunakan juga untuk memblokir situs-situs yang berbahaya, caranya yaitu dengan mengkonfigurasi DNS pada server dengan IP DNS server yang digunakan baik yang gratis ataupun berbayar / Open DNS. Banyaknya situs yang diblokir pun tergantung dari DNS yang di gunakan. Contohnya, jika setting DNS google maka semua situs bisa anda akses, hal itu karena DNS Google tidak melakukan blokir situs apa pun, lain halnya dengan DNS server. Untuk cara menjadikan DNS sebagai filter situs di mikrotik, kita hanya perlu menambahkan IP DNS servers yang akan di gunakan saja, baik yang free maupun berbayar.
Langkah
  1. Pada halaman utama mikrotik di winbox klik menu IP > DNS
  2. Input IP DNS Server. Pada kolom server isi dengan IP DNS yang akan di gunakan, karena di sini digunakan DNS dari ISP, maka saya tuliskan IP202.158.3.7, untuk menambahkan IP DNS lainya klik tanda panah bawah, sehingga akan muncul kolom baru dan isilah dengan IP DNS yang kedua (jika ada).
  1. Perlu diingat, untuk jangan tambahkan DNS Google pada konfigurasinya, karena jika kamu melakukannya sama saja dengan membuka semua akses situs negatif.
  2. Tandai Allow Remote Request. Sebelum menyimpan konfigurasi DNS, jangan lupa untuk menandai Allow Remote Request, fungsinya adalah untuk menjadikan mikrotik sebagai DNS Server sehingga mikrotik bisa menyimpan history sebuah website / cache dan akan berdampak pada cepatnya akses ke sebuah situs.
  3. Mudahnya ketika user pertama kali mengunjungi sebuah situs, hal yang akan terjadi adalah PC user akan memberikan perintah / permintaan kepada mikrotik untuk menerjemahkan alamat situs, lalu dari mikrotik akan di arahkan ke IP DNS yang di gunakan, setelah itu dari DNS Server akan meresponsnya dan memberikan data yang di minta ke mikrotik lalu ke user. (User-Mikrotik-DNS-Mikrotik-User)
  4. Dengan adanya Allow Remote Request, setiap situsyang sudah di buka, maka datanya akan di simpan di mikrotik, sehingga jika ada user yang ingin membuka situs yang sudah pernah di buka sebelumnya, maka mikrotik tidak perlu memintanya lagi ke DNS Server karena sudah ada datanya, mikrotik tinggal memberikan data yang di minta kepada user. (User-Mikrotik-User).

Senin, 29 Juli 2019

CARA INSTALL VOIP


Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIPIP TelephonyInternet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Definisi sederhana dari VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).

Pada posting sebelumnya saya telah melakukan instalasi dan konfigurasi server VoIP pada Ubuntu 12.04 menggunakan Asterisk. namun pada posting kali ini saya akan melakukan instalasi dan konfigurasi server VoIP pada Windows menggunakan 3CX.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjZn5Qlu0GzKsg93BfEaFSUY-14_fYATmOGD-mF-OImaIRMTW1ZJJwYT2iDsh-TCHKlOQeE8_wjhNCE9-qTq-5ucZ_23_mG9-zdtRTAZmxCMV6AzMK38y_6t8QsDaZ9JrI5pQ2rXGDCdA/s1600/3cxa1.jpg
3CX Phone System adalah sebuah software IP PBX yang dapat menggantikan perangkat fisik PBX / PABX. IP PBX dari 3CX ini telah didevelop khusus untuk sistem operasi Windows dan berprotokol standar SIP, sehingga akan lebih mudah dimanage dan tentunya akan cocok dengan segala jenis SIP Phone, softphone maupun IP Phone.

Untuk melakukan instalasi 3CX, dibutuhkan 3CX Phone System sebagai server nya akan di install pada Windows, dan 3CX phone to windows/android/iOS sebagai client, tergantung platform client yang digunakan sesuai keinginan.
software dapat di download di sini: www.3cx.com/phone-system/download-phone-system/

untuk langkah-langkah instalasi adalah sebagai berikut:
1. Buka file instalasi, maka muncul requirement pada PC yang dibutuhkan untuk menginstall 3CX tersebut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLPV-JU78pIw_Z4WZkXh3qhKYHpaZr6DQcvpcR2xyN4iqWKSRG6MSwp7NV_d1kt1duOkT-pnxxhxzv6MmIU0U9EwwlXjrsdGX3VxQD9I-z79T5OAxWkbI_T-bJPr6UxpiRyhQdDWgXVGM/s1600/3cx1.PNG
2. Anda akan disuruh untuk memilih IP yang digunakan untuk menshare jaringan ke platform client, pada saat ini saya menggunakan share wifi dengan IP 192.168.173.1
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhS8B5n24ubbZ1jBBVP30Wfi04CPMmkHqvJe7HiSE3u3ev1VBgZ94nrT62ENc0oc0RXtVofc5bnCCJ1HcB8TjhA6KngKTevz5MhxSOMd1dhhXJ5L4R4jP63ES74wdnxOJnAHo_A9pvdUPI/s1600/3cx2.PNG
3. Public IP digunakan untuk IP cadangan jika server utama tidak bekerja, diisi sesuai dengan keinginan anda
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5vnBunKiEq3pJiIFH8JzKzFYJrS2ndw4EfR0Lh_LFgDqREYHbTgcb253iON429mVMEGZwRXh4V-nqluL087eqwqzos7JrlG14TeS4sMKeK4-1yWNqgTyvbTtrWMLgXKof44K2SovLnlo/s1600/3cx3.PNG
4. dikarenakan saya baru melakukan instalasi untuk pertama kali, maka pilih Create New PBX, untuk membuat server PBX baru.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZhuPjupK1Jm8SGLBzW25PY2nyazhy4ft-X3A526eNEZUehJ2cvGMuXN9SJjBT1cOGnzmsBgfPdspgPeKl8Mze2Dquz5J6fBN8cjZsfpUTFao5Ur4c2BihrednXs-e6_K8IbQK3J-wyOY/s1600/3cx4.PNG
5. Pada laman ini, anda akan diminta untuk memberikan digit nomor sesuai dengan maksimal ekstension yang akan digunakan, saya memilih 3 digit dengan maksimum ekstension 899.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzDJRh6D1ffpRhoqg1HvUGMd-iVa0BOZ-U30t757Batj0Y-2QSDxVJQ6Gy8QLYybmx0I7bJGcrqRRYa0ZUFdc0GGSArS9LcTcY4F-ro1SQG9LuTrKJlSQBguOwt720cno_mdhY1yNVOO4/s1600/3cx5.PNG
6. pada laman dibawah ini adalah Mail server, karena kita tidak menggunakannya, skip saja
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrI8lumwkjjOMaoOD2tDtohbYUgYvbY58Zzuv8yObSTiMfr37kVJpgtpysyV2QKeN7qCOduRDCSYZ37OChpSjtL_Ox5WHCRgQ2qOCvitXCgLFileasJffp3UFdeuATv0bkc79mYtk30X0/s1600/3cx6.PNG
7. laman ini adalah Admin login and password, dimana saya menset username dan password yang akan digunakan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxI2pzmmjyHlFkxxhU9nYpy4iSe8LgI9Mqx7KOkBPlRhdch5KMyzcu0pkFNr8ngyb05Y5vuKWzFGqtlHuRqmsR-w9ERJpJh7mE-0elLJuLgty-4lKBiIY5nZFkPB0YDKjrxPhtx2EqRco/s1600/3cx7.PNG
8. langkah dibawah ini adalah pembuatan extension, dikarenakan saya baru menginstal 3CX phone system, maka diharuskan untuk menambahkan extension terlebih dahulu dengan menekan add, lalu akan muncul laman seperti berikut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggI6Tol-saSakDwDSYYw7tXTAi1OCuYwqzM4aLgdTP7BAcwCN7fj8MXp_4bj-SCGz8byGymnvp31VBjTB2YnPhzMuWPF5kRrJb3VDjJ54LDvVD8E7d3ALJi_vxrQNCvic5oywZmJjAg_Y/s1600/3cx8.PNG


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6CoFLCV6zpD7P49Vplmmci5ES3b7ZlRh0MrjVp-I_exRfRESdomGXWf0OHTmaINBojIx5pRiLSJM55sXy2LrfOX3KADCOv7x-eg902B2HbURWNM4wBNgHiJdSoCZ_M0CwsL20Gyp8ATM/s1600/3cx9.PNG
 Penambahan Extension terpenting pada pada Authentication ID dan Authentication Password, digunakan untuk login pada platform client 3CX kemudian Ekstension number adalah nomor telepon yang dituju.

9. Setelah itu, pilih next hingga selesai, tunggu instalasi selesai dalam beberapa saat hingga finish, kemudian server 3CX Phone System telah terbentuk.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8XPquPBneDuCeA5PPKTAynafLG0L_wY5wtUDH8HTmRmpSvlIrwN6Mnf3OTtsjgSgxhGGYt92j1pO2HrinK9YfV93PiYdRxbB1kHb0j_4e57HXX-XCW3l5piOTRp3oRAA2VBczJT4syL0/s1600/3cx10.PNG

Untuk Konfigurasi 3CX Phone System sebagai berikut
1. Masuk ke Directory instalasi (defaultnya pada disk C:/Program Files/3CX PhoneSystem) lalu pilih icon berikut. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgBtsqMgxucyi0CmY4HE_Xba89-wqiUNXHmYZjLwkdr9Q4ULEAA5rSu5iiRH2kzoIxi5sxFqymgiRCFCrY8eAbWE83pMDx8ATYEUVUOny7lbcQRMo18K0Nt1Z4J-dplYKNxShvY6jIBQ0/s1600/3cx11.PNG
 maka akan muncul tampilan seperti berikut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijRxjO6RFukTJ58Xvk9d14Ne9Frz1iyHhgWahY83MelAKgD6SVUfJ5mjBHiuQ4_53-yW3CsYdTJ1OD8npdMj8HCzL5dxz-QvrVWFjU1sVHZXDnhT8vhMg0Hc_gewxhuvfoZ2Knt91btFI/s1600/3cx12.PNG
 2. Login dengan Username dan Password administrator yang telah disetting pada instalasi sebelumnya, contoh nya saya mensetting Username: admin dan password: admin

3. Setelah sukses akan masuk ke lama utama 3CX yaitu Extension, pada laman ini anda dapat memantau kondisi account yang sedang aktif ataupun yang sedang melakukan panggilan, dengan informasi dan durasi yang lengkap. jika ingin menambahkan account yang lebih banyak, tekan tombol add dibagian kanan atas, kemudian pilih Extension seperti gambar berikut 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQDrck_Hm18lulgk4sZMtUS3tHWEvw5lsaitEPzzbuclSVNt8RSWi-Kjyv72RIwBx8OSckT2f4rd5zWprYGXQDpcUu1abpkHIB5-athPRR_y5BmNTryANpinEsddlI2a0_Bfx0AAQ6K2Y/s1600/3cx13.PNG

4. Gambar dibawah ini saya mencoba menambahkan Account dengan nomor 104, setelah selesai klik OK. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2jX1rs2WUfjjacpj1eb67hqaiOSzwD1Vy2lYnSHjEINZx7OvHsl_PeSjmEflQ35X-lWd86YDMWQ1pqJiKZm9fi62lIG9J5N7yVcUJJjEwOTFzbB7EO3aOlJXhkJZZFDyrjj6OxXitPDo/s1600/3cx14.png

5. Account sudah terbentuk dan siap untuk digunakan, terlihat bahwa account tersebut belum teregistrasi dikarenakan belum ada platform yang menggunakan account tersebut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhd8kIctj59VnEK9fdraeuz8l3woDfTzwUVQomUUmD2RJW1luRriNrcZwn9yP7mzZF2y11_nhBqruJnnhbTup-Kj2a96UGWNB7NQgPIEQu6RC-53dnEoJAZrV3DHvyyIgSxK-zaLXCuXFs/s1600/3cx15.png

6. Untuk meregistrasi account tersebut, masuk ke platform Client pada 3CX kemudian pilih Setting > Manage Account, pada posting ini saya menggunakan Platform Windows, seperti di bawah ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDUhyJbTI1sLYbK23DEjEysVTmC06D95KfGHTk8aadRSA57d4wfQtcmcw69aEtGRZrzHgIBXxsRWh2x8t5sw5uXv7IwfpRBqOzj3D8G1gmMcOpgPpUrldgmTExHnIlj5-SA6n0MXXll3w/s1600/3cxaccount+taufiq.PNG
 7. Setelah teregister, Account siap digunakan untuk melakukan panggilan telepon seperti berikut ini. pada posting ini saya melakukan panggilan kepada platform iOS dengan nomor 101.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWoELWSzsRSEvR67PMgbaHAt9bHqlLI8uhQnXoq0M2o__iV_v2Z3iuzPixVvSZA8GMWQpkq7uFjv56XvHmm5rhTxHXj3An1Xa4qrzBF53IVCz8VAsmMlJ38oyBv0hhr9d3vJ0kiY9BpJ8/s1600/3cx+calling+taufiq.jpg

Note: Pada saat menggunakan 3CX, ada beberapa keunggunalan penting yang harus diperhatikan yaitu:
-  Client pada 3CX dapat digunakan pada Platform mana saja seperti windows, android, dan apple (iOS)
-  Jaringan yang digunakan bebas, bisa menggunakan kabel, ataupun dengan nirkable, sehingga bisa digunakan untuk jarak jauh dengan smartphone masing-masing dengan syarat terkoneksi wi-fi
-  Konfigurasi sangat mudah dilakukan, dan panggilan yang dilakukan masing-masing account dapat di kontrol



kembali ke materi jobsheet :-)


Cara membuat bootable menggunakan rufus

Bikin Bootable USB Windows menggunakan Rufus

Untuk cara membuat bootable USB Windows atau cara membuat bootable flashdisk dengan Rufus, kita membutuhkan 1 program gratis bernama Rufus. Rufus berfungsi untuk membuat bootable Windows dengan langkah-langkah yang sangat mudah. Untuk men-download program Rufus.
Jika sudah, buka program Rufus dan pilih flashdisk yang akan ingin kamu buat menjadi bootable Windows. Pada boot selection, pilih Disk or ISO image lalu pilih file .iso Windows yang sudah kamu download tadi. Pada Image option, pilih Standard Windows installation, Partition scheme ke GPT dan Target system ke UEFI dan klik start untuk memulai proses membuat bootable USB Windows.




Jumat, 26 April 2019

Cara Menggunakan dan Membaca serta Menghitung Avometer

Pengertian AVO meter

AVO meter adalah singkatan dari Ampere, Volt, Ohm meter, jadi Avometer adalah alat untuk mengukur arus, tegangan, tahanan  pada suatu rangkaian.

Kita hanya perlu mengarahkah selektor switch yang terdapat di AVOmeter dan arahkan jarum selektor swich tersebut ke arah apa yang akan kita ukur, apakah itu amperenya, voltnya atau ohmnya. Dan tusukan kedua jarum ke komponen yang ingin diukur, maka hasil akan ditunjukan oleh jarum penunjuk.


Apa itu AVO meter? Pengertian dan Fungsinya
Sebelumnya perkenalkan dulu dua bersaudara yaitu avometer analog dan avometer digital. Avometer jenis analog adalah avometer yang menggunakan jarum untuk memperoleh hasil pengukuran. Avometer jenis analog cukup sulit untuk dibaca karena selain sobat harus teliti melihat arah jarum penunjuk, sobat juga harus melihat skala pada selektor swith lalu di kalikan dengan rumus yang akan dijelaskan dibawah.

Sementara Avometer digital lebih simple karena sobat hanya tinggal melihat hasil pengukuran yang akan langsung tertera secara jelas dengan model angka hasil pengukuran sobat. Namun avometer jenis ini cukup mahal sehingga jarang yang memilikinya

Ada juga jenis avometer yang dapat berbunyi, fungsi dari bunyi pada avometer adalah untuk melihat hasil pengukuran ohm, (tersambung tidaknya suatu penghantar dalam rangkaian) kenapa terdapat bunyi karena untuk memudahkan para teknisi untuk mengukur putus tidaknya suatu rangkaian. Dan biasanya para teknisi atau tukang servise seperti saya (jadi promosi) selalu menyimpan avometer disaku mereka, karena cukup repot bila ketika mengukur tahanan harus membuka dan melihat avometer.

Agar lebih dekat dengan si Avometer ini sobat perlu tahu juga mengenai bagian-bagian dari Avometer ini, antara lain :


Selektor switch

Selektor switch Adalah bagian dari avometer adalah saklar putar yang berfungsi untuk memilih posisi pengukur dan batas ukurnya, contohnya Selektor switch mengarah kepada bagian ohm x10, berarti sobat bisa megukur tahanan tidak bisa mengukur arus atau tegangan.

Selektor switch merupakan bagian dari avometer yang menjadi kunci utama bila kita menggunakan avometer. Padabagian selektor switch biasanya terdapat 4 posisi ukur dan satu posisi off.

Posisi ACV yang terdiri 10, 50,250, 1000 berfungsi untuk mengukur tegangan arus AC,

Posisi dari ohm yang terdiri dari x1, x10, x10,  x1k, dan x10k berfungsi untuk mengukur tahanan

Posisi DcmA yang terdiri dari µ50, 2,5, 25, 0,25A berfungsi untuk mengukur mili ampere, posisi ini sering digunakan oleh anak-anak elektronika, namun yang sering para teknisi pakai adalah posisi ohmmeter.

Posisi DCV yang terdiri dari 0.1, 0.5, 2.5, 10, 50, 250, 1000 berfungsi untuk mengukur tegangan arus DC

Dan terakhir adalah Selektor switch mengarah ke Off berfungsi untuk menghentikan avometer.

Catatan, bahwa empat batas ukur diatas belum tentu sama, tergantung tipe, merk avometer yang sobat gunakan.

Jarum penunjuk atau Pointer


Berfungsi untuk menunjukan nilai hasil ukur sobat ketika mengukur. Pointer ini hanya terdapat didalam Avometer analog

Terminal + dan – com

Terminal + dan – com adalah bagian dari avometer yang berhubungan langsung dengan rangkaian agar dapat diukur, sedangkan tulisan + dan – com ini adalah sebagai tanda agar ketika mengukur DCV atau DcmA tidak tertukar posisi terminalnya, karena hal tersebut dapat mempengaruhi hasil pengukuran sobat.

Zero Adjusment

Zero Adjusment berfungsi untuk membuat atau mengatur jarum penunjuk atau pointer mengarah pada posisi nol saat keadaan stanbay/netral ketika sobat mau menggunakan posisi ohm, karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hasil pengukuran sobat.

Skala ukur

Skala ukur adalah nilai-nilai yang terdapat di avometer yang akan ditunjukan oleh jarum pengukur untuk melihat seberapa nilai yang sobat ukur.

Angka BU

Menunjukan apa dan seberapa nilai yang mau kamu ukur.

Meter kolektor

Berguna untuk menyetel jarum AVO ke arah nol, saat Avo meter akan digunakan.
Cara melakukan pengukuran menggunakan Avo meter atau Multitester
Sebelum sobat mulai melakukan pengukuran menggunakan Avometer atau juga bisa disebut multimeter dan multitester ini, sobat perlu memahami berbagai macam hitungan yang dapat dihitung

Antara lain Tahanan (Ohm), arus (ampere), dan Volt (tegangan) berikut gambarnya
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat
gambar AVO meter yang sering saya gunakan, jelek sekali hhaa

cara mengukur arus, tegangan, tahanan dengan AVO meter sangatlah mudah! Namun banyak orang tidak mengetahui caranya, oleh karena itu saya akan sajikan cara cara mengukur arus, tegangan, tahanan dengan AVO meter

sebelum melakukan pengukuran dilakukan ada beberapa hal yang harus diperhatikan adalah kondisi Avometer harus ada dalam keadaan baik, tidak cacat dan masih bekerja dengan normal sebagai mana mestinya

berikut cara pengukurannya :

cara mengukur arus / ampere menggunakan AVO meter
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat

Pertama
Sebelum mengukur arus DC, sobat perlu memutuskan hubungan dengan pacar sobat, maaf maksudnya sobat perlu memutuskan salah satu jalur hubungan antara beban dan sumber tegangan sebagai tempat untuk melakukan pengukuran. Seperti yang ditunjukan oleh gambar diatas.

Kedua
Arahkan selektor switch atau saklar pemilih yang berfungsi untuk memilih jenis apa yang akan diukur, sehingga menunjuk ke arah DcmA baik itu di 2.5 atau di 25 atau di 0.25A

Ketiga
Arahkan Zero Adjusment (alat untuk mengatur jarum penunjuk nilai pada layar agar bernilai ZERO atau NOL pada posisi stanby

Keempat
Lakukan kalibrasi Avometer yaitu dengan menyatukan jarum penunjuk – dan + (probe) sehingga jarum penunjuk nilai pada layar bergerak penuh

Kelima
Arahkan jarum – dan + sebagai penghubung ke terminal seperti ditunjukan oleh gambar diatas (tepatnya garis warna merah)

keenam
Lihat hasil pada layar bagian skala ukur hasil yang diperoleh. Untuk perhitungan hasilnya akan dibahas setelah ini

Cara mengukur Tegangan (VOLT) pada rangkaian menggunakan Avo meter

Untuk melakukan pengukuran terhadap tegangan sebenarnya hampir sama dengan mengukur arus. namun yang berbeda dari pengukuran Tegangan adalah jika pada pengukuran arus dilakukan dengan dihubungkan seri, maka untuk mengukur tegangan, dilakukan dengan pemasangan jarum pengukur (probe) secara paralel


Beberapa perbedaannya adalah : 


Lakukan pengukuran seperti ditunjukan oleh gambar dibawah ini :
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat
Maka hasil akan terlihat dan untuk menghitung nilai dari hasil pengukuran bisa dibaca setelah ini

Cara mengukur tahanan atau Ohm dengan Avo meter atau multitester

Caranya
Perhatikan terlebih dahulu contoh dibawah ini
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat

Pertama
Matikan sumber arus atau tegangan, ketika akan mengukur tahanan (ohm)

Kedua
Ambil gelas dan seduh kopi dulu agar nikmat...(abaikan)

Kedua
Arahkan selektor switch (sklar pemilih) sehingga mengarah ke ohm meter x1, bisa juga x10 atau x100 namun sobat perlu rumus perhitungan Ω agar dapat mengetahui nilainya
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat
Ketiga
Arahkan jarum terminal kearah yang dicontohkan pada gambar

keempat
Lihat jarum penunjuk menunjuk ke skala ukur yang bernilai berapa dan itulah hasilnya, dan hasilnya adalah 2Ω + 4Ω + 6Ω + 8Ω = 20Ω, dan jarum penunjukpun akan mengarah ke angka 20 Ω

Namun bila sobat mengarahkan selektor switch ke arah Ω x10 maka nilai yang akan ditunjuk oleh jarum penunjuk adalah 2 dan sobat tiggal kalikan 2 x10 dan itulah hasilnya samakan 20 Ω.

...........................................................................................................................................................
Setelah sobat mengetahui cara mengukur berbagai jenis ukuran listrik menggunakan avometer, apakah semua itu cukup? Jelas semuanya belum cukup, karena pengukuran yang dilakukan secara konstan tanpa mempertimbangkan faktor yang dapat memicu keakuratan hasil pengukuran, maka hasil pengukuranpun akan tidak akurat bahkan salah

Terkecuali memang Avometer sobat adalah avometer digital yang langsung dapat melihat nilai hasil pengukuran tersebut dilayar dalam bentuk angka

Namun akan sangat berbeda dengan sobat yang menggunakan Multitester atau Avometer analog yang perlu ilmu lebih lanjut untuk membacanya dan juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor penentu keakuratan hasil pengukuran

Lalu apa saja faktor yang dapat memicu keakuratan hasil pengukuran?

Faktor – faktor yang memicu keakuratan hasil pengukuran menggunakann multimeter atau multitester alias AVOmeter adalah sebagai berikut :
1 Avometer masih bekerja dengan baik alias belum rusak
2 pastikan sebelum pengukuran bahwa Zero Adjusment tetap stanby pada posisi NOL jika tidak maka    silahkan gesrkan Zero adjusment tersebut agar jarum penunjuk nilai mengarah pada angka NOL
3 perhatikan arah dari selektor switch mengarah ke nilai yang mana
   Setelanjutnya
Untuk menghitung nilai dari ACV, DCV atau DcmA SAMA, jadi kita pelajari saja salah satunya sehingga menghemat waktu

Perhatikan contoh perhitungan nilai dari pengukuran tegangan (Volt) berikut :
1 Nilai tegangan yang diukur pada layar Avometer menunjukan angka 15 VDC    
2 lalu sobat posisikan selektor switch (saklar pengatur) pada posisi 1000 DCV
3 saat memperhatikan layar pada alat ukur ternyata hanya menunjukan skala terbesar adalah 250, 50, dan 10 tidak ada nilai tertinggi 1000
AVO meter cara mengukur dan menghitung hasil pengukuran arus, tegangan, tahanan dengan akurat
namun tenang, skala pengukur deratan 0-10 menunjukan bila jarum penunjuk nilai pengukuran mengarah pada angka 10 sementara selektor switch mengarah pada angka 1000 DCV maka nilai dari 10 pada layar tersebut adalah 1000 DCV

kembali pada no 1 dimana nilai tegangan yang diukur adalah 15 Volt sementara skala ukur pada selektro switch mengarah ke angka 1000 maka jarum pada layar akan mengarah pada bagian awal dan dengan jarak yang sangat kecil.

solusinya, pindahkan selektor switch ke nilai DCV yang dapat membuat jarum penunjuk nilai pada layar bergerak lebih jauh agar nilai pengukuran lebih akurat

misalnya kita menggerakan selektor switch atau saklar pengubah (pemilih) pada posisi 10 DCV maka jarum penunjuk akan bergerak cepat keujung kanan melebihi kapasitas angka dari layar kaca Avometer. Hal ini disebabkan nilai tegangan yanga diukur jauh lebih besar dibanding skala maksimal dari nilai yang dipilih selektor switch

Sobat harus hati – hati karena jika hal tersebut didiamkan begitu saja akan merusak Avometer itu sendiri, solusinya, bila hal tersebut terjadi maka cepat cepat putuskan hubungan dari benda yang diukur dengan avometer dan pindahkan nilai yang diukur menjadi lebih besar dengan selektro switch misalnya pada 2.5 DCV pindahkan ke 10 DCV

Kembali dengan hasil pengukuran 15Volt, bila saklar pemilih (selektor switch ) mengarah pada bagian 50 DCV, maka jarum penunjuk nilai akan bergerak Tepat ditengah antara nilai 10 – 20 pada skala ukur (range 0-50) yang artinya nilai yang ditunjukan bernilai 15Volt

Sebaliknya bila sobat belum mengetahui tegangan tersebut dan ingin mengetahui nilai akurat dari hasil pengukuran sobat maka cermati Rumus berikut :
Hasil ukuran =
Skala yang dipilih
X angka yang ditunjuk oleh jarum
skala terbesar pada layar
 Sebagai contoh

Berapa hasil tegangan dari hasil pengukuran yang menunjukan angka 10 pada layar sementara batas ukur dilayar tersebut adalah 10 dan nilai selektor switch yang dipilih adalah 50

Diketahui             = skala yang dipilih                           = 50
                                = skala terbesar pada layar          = 10
                                = angka yang ditunjuk jarum       = 10
Maka     hasil = (50/10) X 10
                                = 50 volt
Contoh yang kedua

Skala yang dipilh                               = 50
Skala terbesar pada layar              = 50
Angka yang ditunjuk jarum          = 22 dari (0-50)
Maka     hasil = (50/50) X 22
                                = 22 Volt

Berbeda dengan pengukuran Direct Current Volt (DCV), Alternating Current Volt (ACV), dan Direct Current Mili Ampere (DcmA), menghitung nilai dari hasil ukur Ohm () pada multimeter atau multitester Analog terbilang lebih mudah dibanding dengan yang disebutkan sebelumnya

Misalnya pada pengukuran Ohm meter diatas sudah dijelaskan....

Namun, bila sobat masih bingung dengan pembahasan diatas, saya akan coba bahas kembali dengan lebih detail.... ok

Sebelum pengukuran dan penghitungan dilakukan perhatikan dan pastikan bahwa alat ukur tidak rusak secara fisik dan masih berfungsi sebabagi mana mestinya

Arahkan selektor switch (saklar pemilih) pada bagian x1, x10, x100, atau x1K Ω sesuai dengan kehendak sobat. Setelah terpilih, Atur Zero Adjusment agar pada posisi stanby jarum mengarah pada angka ZERO (NOL). Kenapa demikian? “supaya hasil pengukuran lebih akuran dan sesuai tentunya”
Biasakan sebelum melakukan pengukuran baik itu DCV, ACV, DcmA, ataupun  lakukan Kalibrasi alat ukur, yaitu menghubungkannya kedua jarum pengukur – dan + sehingga jarum penunjuk nilai bisa bergerak

Setelah itu, lakukan pengukuran sebagai mana telah dijelaskan diatas yaitu dengan menempelkannya terhadap komponen atau rangkaian yang akan diukur

Perlu dingat kembali bahwa pengukuran Ohm dilakukan pada saat komponen atau rangkaian tidak bertegangan, jika dilakukan ketika keadaan bertegangan maka akan merusak alat ukur itu sendiri
Setelah terlihat hasilnya maka lakukan tips membaca nilai pada Avometer dengan cara berikut :
Misalnya jarum menunuk pada angka 20 sementara pengali atau selektorswitch mengarah pada x100, maka nilai tahanan tersebut adalah 20X200 = 2000 

Mudah bukan